MANAJEMEN FISIOTERAPI OLAHRAGA POST OPERATIVE FRACTURE METATARSAL IV SINISTRA pada ATLET SEPAK BOLA
DOI:
https://doi.org/10.51933/health.v10i2.2201Keywords:
fisioterapi olahraga, fraktur, post operative metatarsalAbstract
Pendahuluan: fraktur metatarsal umumnya terjadi pada atlet, salah satunya pemain sepak bola, dikarenakan olahraga yang berintensitas tinggi dan aktivitas berulang pada metatarsal yang menyebabkan terbentuknya mikrofraktur di dalam tulang secara bertahap kemudian akan menjadi besar dan menimbulkan nyeri bahkan sampai ketidakmampuan melakukan aktivitas. Tujuan: laporan kasus ini bertujuan untuk memberikan gambaran manajemen fisioterapi pada kasus post-op fraktur metatarsal. Metode: data primer diperoleh melalui autoanamnesis dan pemeriksaan fisik, pasien laki-laki berusia 22 tahun, menjalani operasi fraktur metatarsal IV kiri sejak 9 minggu yang lalu diberikan penanganan fisioterapi berupa modalitas Infrared Rays (IRR) serta latihan endurance dan strength. Hasil: evaluasi menggunakan measuring tape, terdapat nilai konstan pada interpretasi dalam penilaian sesaat yaitu belum terlihat peningkatan signifikan pada otot yang hipotrofi dalam penilaian sesaat. Kesimpulan: rehabilitasi fisioterapi yang rutin dan terstruktur terbukti efektif dalam menunjang pemulihan fungsional pada pasien pasca operasi metatarsal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Similar Articles
- Muhammad Thoriq Fadgam Utsula, Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Kedokteran Preklinik Semester Akhir , Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal): Vol. 10 No. 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
You may also start an advanced similarity search for this article.












