Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Kedokteran Preklinik Semester Akhir
DOI:
https://doi.org/10.51933/health.v10i2.2428Keywords:
aktivitas fisik, kualitas tidur, mahasiswa kedokteranAbstract
Tidur merupakan kebutuhan biologis yang penting bagi pemulihan fisik dan mental. Mahasiswa kedokteran sering mengalami gangguan tidur akibat beban akademik yang tinggi, stres, dan gaya hidup kurang aktif. Aktivitas fisik diketahui berperan dalam meningkatkan kualitas tidur, namun hasil penelitian sebelumnya masih inkonsisten. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur mahasiswa kedokteran preklinik semester akhir Universitas Pendidikan Ganesha. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 109 mahasiswa, dengan 60 responden yang dipilih menggunakan simple random sampling. Aktivitas fisik diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), sedangkan kualitas tidur diukur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis bivariat menggunakan Fisher’s Exact Test. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik sedang (52%) dan kualitas tidur buruk (63%). Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kualitas tidur (p=0,053), meskipun terdapat kecenderungan bahwa aktivitas fisik yang lebih tinggi berhubungan dengan kualitas tidur yang lebih baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas fisik tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kualitas tidur, namun peningkatan aktivitas fisik tetap direkomendasikan untuk menunjang kesehatan mahasiswa.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












