Analisis Distribusi Kasus Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Tosa Kecamatan Tidore Timur Periode Januari 2022–Mei 2026
DOI:
https://doi.org/10.51933/health.v11i1.2952Keywords:
Demam Berdarah Dengue, Distribusi Kasus, Surveilans Wilayah, Pengendalian DBD, Puskesmas DBDAbstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan memerlukan surveilans berbasis waktu dan wilayah. Penelitian ini bertujuan menggambarkan dan menganalisis pola distribusi kasus DBD berdasarkan tahun kejadian dan wilayah/kelurahan di wilayah kerja Puskesmas Tosa Kecamatan Tidore Timur periode Januari 2022 sampai Mei 2026. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder. Subjek penelitian adalah seluruh kasus DBD yang tercatat selama periode penelitian dengan total 51 kasus. Hasil penelitian menunjukkan pola kasus yang fluktuatif, yaitu 8 kasus pada tahun 2022, 13 kasus pada tahun 2023, 22 kasus pada tahun 2024, 1 kasus pada tahun 2025, dan 7 kasus pada Januari sampai Mei 2026. Kasus terbanyak ditemukan di Cobodoe, diikuti oleh Dowora, Mafututu, dan Jikocobo. Cobodoe menjadi wilayah prioritas utama pengendalian DBD, sedangkan Dowora dan Mafututu menjadi wilayah prioritas berikutnya. Temuan ini menunjukkan pentingnya surveilans berbasis wilayah dan pengendalian DBD yang lebih terarah di wilayah kerja Puskesmas Tosa.
Kata kunci: Demam Berdarah Dengue; distribusi kasus; surveilans wilayah; pengendalian DBD; Puskesmas Tosa.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












