Efektivitas Asuhan Akupunktur terhadap Penurunan Intensitas Vertigo: Studi Kasus

Authors

  • Edison Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS Dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya
  • Puspo Wardoyo Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS Dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya
  • Ikhwan Abdullah Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS Dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.51933/health.v10i2.2541

Keywords:

Vertigo, Akupuntur, Pengobatan Cina, Studi Kasus

Abstract

Vertigo merupakan gangguan keseimbangan yang dapat menurunkan kualitas hidup dan sering disertai keluhan penyerta seperti gangguan tidur, ketidakstabilan emosional, serta keluhan gastrointestinal. Pendekatan akupunktur dalam kerangka Chinese Medicine dipandang relevan karena menekankan keseimbangan Qi, Darah, serta harmonisasi Yin dan Yang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas asuhan akupunktur dalam menurunkan intensitas vertigo. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan satu partisipan penderita vertigo yang menjalani enam sesi terapi akupunktur. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan akupunktur yang meliputi pengamatan (Wang), pendengaran dan penciuman (Wen), wawancara (Wen), serta perabaan (Qie). Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan kondisi klinis sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah enam sesi terapi terjadi penurunan frekuensi vertigo hingga jarang muncul, perbaikan kualitas tidur, berkurangnya keluhan overthinking, serta hilangnya nyeri ulu hati. Selain itu, ditemukan perbaikan pada tanda objektif berupa perubahan kondisi lidah, kualitas suara, serta kekuatan nadi. Berdasarkan temuan tersebut, asuhan akupunktur disarankan untuk dipertimbangkan sebagai pendekatan terapeutik dalam penatalaksanaan vertigo secara komprehensif.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Edison, Puspo Wardoyo, & Ikhwan Abdullah. (2025). Efektivitas Asuhan Akupunktur terhadap Penurunan Intensitas Vertigo: Studi Kasus. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 10(2). https://doi.org/10.51933/health.v10i2.2541