Penatalaksanaan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) Melalui Asuhan Akupunktur: Studi Kasus
DOI:
https://doi.org/10.51933/health.v10i2.2534Keywords:
Refluks Gastroesofagus, Akufuntur, Pengobatan Tiongkok, Studi KasusAbstract
Refluks gastroesofagus merupakan gangguan saluran cerna atas yang prevalensinya terus meningkat dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup, sementara penggunaan terapi farmakologis jangka panjang memiliki potensi efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat asuhan akupunktur pada penderita refluks gastroesofagus di Rumah Sehat Al-Izzah Lamongan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada satu partisipan perempuan berusia 26 tahun yang menjalani enam sesi terapi akupunktur selama periode Mei 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi berdasarkan empat metode pemeriksaan akupunktur, yaitu Wang, Wen, Wun, dan Qie, kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif. Diagnosis akupunktur yang ditegakkan adalah refluks gastroesofagus dengan sindrom ketidakharmonisan Hati–Limpa disertai defisiensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan kondisi klinis setelah enam sesi terapi, yang ditandai dengan hilangnya keluhan perut kembung dan nyeri ulu hati, membaiknya nafsu makan, serta teratasinya gejala penyerta berupa mual, sendawa, rasa dingin, gangguan tidur, dan pandangan kabur, disertai perubahan tanda objektif pada lidah dan nadi. Berdasarkan temuan tersebut, asuhan akupunktur disarankan sebagai terapi komplementer yang dapat dipertimbangkan dalam penatalaksanaan refluks gastroesofagus secara holistik.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












