A HUBUNGAN TEMAN SEBAYA DAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI SMPN 8 TANJAB TIMUR
Ulpa Yuniarsi, Muthia Mutmainnah, Meinarisa, Fadliyana Ekawaty, Luri Mekeama
DOI:
https://doi.org/10.51933/health.v10i2.2416Keywords:
Kenakalan remaja, media sosial, teman sebaya, sekolah menengah pertamaAbstract
Masa remaja fase krusial dalam perkembangan individu yang ditandai dengan perubahan signifikan, baik fisik, emosional, maupun sosial. Kenakalan remaja merupakan fenomena sosial yang kompleks dan terus berkembang, mencerminkan dinamika perubahan sosial, budaya, dan teknologi. Tujuan mengetahui hubungan antara teman sebaya dan media sosial terhadap perilaku kenakalan remaja di SMP N 8 Tanjung Jabung Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional , di SMP N 8 Tanjung Jabung Timur. Jumlah populasi adalah 108 siswa yang dipilih secara acak menggunakan metode random sampling dengan sampel 80 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berisi skala pengaruh teman sebaya, penggunaan media sosial, dan tingkat kenakalan remaja. Analisis data dengan uji Chi-square. Hasil: Sebesar 51,2% pengaruh teman sebaya dengan kategori sedang. Sebesar 55%% penggunaan media sosial kategori sedang. Sebesar 55% kenakalan remaja rendah dan 45% kenakalan remaja sedang. Terdapat hubungan signifikan antara teman sebaya dengan kenakalan remaja dengan hasil p-value 0,019 dan hubungan signifikan antara penggunaan media sosial dengan kenakalan remaja dengan hasil p-value 0,014. Saran bagi sekolah dan orang tua perlu meningkatkan pengawasan dan memberikan arahan tentang penggunaan media sosial serta memperkuat hubungan positif antar teman sebaya untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












