Hubungan Kualitas Tidur dan Aktivitas Fisik dengan Konsentrasi Belajar Mahasiswa

Authors

  • Intan Lisnawati Universitas Pendidikan Indenesia
  • Dedah Ningrum Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ida Nurhidayah Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51933/health.v10i2.2384

Abstract

Kualitas tidur dan aktivitas fisik merupakan faktor gaya hidup yang berpengaruh terhadap fungsi kognitif mahasiswa, termasuk kemampuan mempertahankan konsentrasi belajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan aktivitas fisik dengan konsentrasi belajar pada mahasiswa S1 PGSD Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 649 mahasiswa, dengan sampel 248 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), International Physical Activity Questionnaire–Short Form (IPAQ-SF), dan Student Learning Concentration Questionnaire–Indonesia Version (SLCQ-I). Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur buruk (68,5%), aktivitas fisik kategori sedang (69,8%), dan konsentrasi belajar kategori sedang (61,3%). Terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur dan konsentrasi belajar (r = –0,301; p < 0,001), sedangkan aktivitas fisik tidak berhubungan signifikan dengan konsentrasi belajar (r = 0,058; p = 0,361). Penelitian ini menyarankan peningkatan kualitas tidur sebagai strategi utama dalam mendukung konsentrasi belajar mahasiswa, serta tetap mendorong aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan dan kebugaran secara keseluruhan.

Downloads

Published

2025-12-25

How to Cite

Lisnawati, I., Dedah Ningrum, & Ida Nurhidayah. (2025). Hubungan Kualitas Tidur dan Aktivitas Fisik dengan Konsentrasi Belajar Mahasiswa. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 10(2). https://doi.org/10.51933/health.v10i2.2384