Hubungan Strategi Koping dengan Burnout Syndrome pada Mahasiswa Profesi Ners
DOI:
https://doi.org/10.51933/health.v9i2.2356Abstract
Pendidikan profesi ners dibayangkan pada tuntutan akademik dan praktik klinik yang kompleks yang berpotensi memicu kelelahan fisik dan emosional yang dapat mengakibatkan burnout syndrome . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan strategi penanggulangan dengan burnout syndrome pada mahasiswa program profesi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross sectional dengan populasi mahasiswa profesi Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang angkatan 2024 yang menempuh semester dua. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sebanyak 54 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Way's Of Coping Questionnaire (WOCQ) dan Maslach Burnout Inventory (MBI-HSS). Analisa data yang digunakan adalah analisis univariat yaitu deskripsi variabel dan persentase serta analisa bivariat menggunakan uji Pearson. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa (94,4%) menggunakan strategi coping emosional terfokus coping dan sebagian besar responden mengalami burnout syndrome tingkat sedang (64,8%) dengan gejala kelelahan emosional paling banyak dialami responden (42,62%). Hasil uji hipotesis Pearson menunjukkan nilai p-value sebesar 0,554 yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara strategi koping dengan burnout syndrome (p > 0,05) dengan nilai koefisien r = 0,082. Disarankan bagi mahasiswa profesi ners untuk meningkatkan strategi mengatasi masalah coping terfokus dan manajemen waktu serta mengadakan pelatihan manajemen stres dan menyediakan layanan konseling.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












