Determinan Psikoneuroendokrin Stres Akademik pada Perilaku Makan Berlebih
DOI:
https://doi.org/10.51933/health.v10i2.2256Keywords:
Stres akademik, binge eating, psikoneuroendokrin, kortisol, mahasiswa kedokteranAbstract
Mahasiswa kedokteran menghadapi tingkat stres akademik yang tinggi yang menempatkannya pada risiko pengembangan mekanisme koping maladaptif seperti perilaku makan berlebih (binge eating). Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah mengenai determinan psikoneuroendokrin yang mendasari hubungan antara stres akademik dan kecenderungan makan berlebih. Metode yang digunakan adalah tinjauan naratif (narrative review) dengan mensintesis literatur relevan dari berbagai database ilmiah. Hasil analisis menunjukkan bahwa stres kronis mengaktivasi Hypothalamic-Pituitary-Adrenal (HPA) axis yang menyebabkan disregulasi kortisol. Kondisi ini, ditambah dengan perubahan pada hormon pengatur nafsu makan dan modulasi pada sistem penghargaan otak, secara signifikan meningkatkan impulsivitas makan dan berkontribusi pada peningkatan Indeks Massa Tubuh (IMT). Disimpulkan bahwa pemahaman mendalam mengenai determinan ini krusial untuk pengembangan intervensi preventif dan strategi manajemen stres yang efektif bagi mahasiswa kedokteran.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












