PENGARUH EDUKASI DAN SIMULASI BENCANA TERHADAP PERILAKU TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS PUNGGAVA TOMPE
Keywords:
EDUKASI, SIMULASI, KESIAPSIAGAAN BENCANA, TENAGA KESEHATANAbstract
Wilayah Sulawesi Tengah merupakan salah satu zona rawan bencana geologi seperti gempa bumi dan tsunami. Kesiapsiagaan tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam respons darurat sangat krusial untuk meminimalisir dampak bencana. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, dan tindakan (KAP) tenaga kesehatan terhadap kebencanaan masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi dan simulasi terhadap peningkatan KAP tenaga kesehatan di Puskesmas Punggava Tompe. Metode yang digunakan adalah quasi experimental dengan desain one group pre-test and post-test. Sampel berjumlah 30 responden yang diambil dengan teknik accidental sampling. Intervensi berupa edukasi dan simulasi dilakukan, dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner KAP yang telah tervalidasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000), dan tindakan (p=0,000) setelah intervensi. Seluruh responden mengalami peningkatan pengetahuan, sikap baik meningkat dari 60% menjadi 66,7%, dan tindakan baik meningkat dari 56,7% menjadi 73,3%. Dapat disimpulkan bahwa edukasi dan simulasi efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan tenaga kesehatan menghadapi bencana. Disarankan agar pelatihan semacam ini dijadikan program rutin, khususnya di wilayah rawan bencana, guna memperkuat sistem tanggap darurat kesehatan masyarakat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












